oleh

Jembatan Kisiran Ulu Ogan hampir putus masyarakat harapkan perbaikan untuk menunjang aktifitas

Baturaja, Salamrakyat.com. Kecamatan Ulu Ogan Kabupaten  Ogan Komering Ulu yang terletak cukup jauh dan lebih dekat ke Muara Enim yang memiliki tujuh desa ini memiliki  Jembatan penghubung antar desa yang hampir putus adapun Jembatan Itu Sering di Sebut Warga sekitar dengan  JERAMBAH KISIRAN. Tepatnya di Jalan Menuju ke Desa Belandang dan Sekitarnya Hal ini saat Diketahui Tim Salamrakyat.com Saat Tim Bersilaturahmi dengan berkunjung Ke Salah Satu Rumah Warga, Jum’at(17/06/2022).

Jembatan Kisiran ini Adalah Salah Satu Akses Utama Menuju Ke Desa-Desa lain yang berada dalam kecamatan Ulu Ogan. Selain Faktor Jembatan yang  Sudah Tua juga Akibat Gerusan Air Sungai dengan Volume Intensitas Air Semakin Tinggi Akhir-akhir ini dikarenakanHujan yang terus menerus Mengguyur Kabupaten OKU dan Sekitarnya Mengakibatkan Runtuhnya Sebagian Konstruksi Pada Jembatan yang Terletak di Kecamatan Ulu Ogan Kabupaten Ogan Komering Ulu ini..

BACA JUGA =  Mawardi Ikuti Rakornas BMKG 2021

Karena bergesernya Sebagian fondasi Konstruksi Jembatan ini sehingga membuat Jembatan ini pada posisi tertentu Retak dan runtuh, Naziah,Spd (32) Salah satu  Warga Cukup Mengalami Kesulitan Untuk Keluar Menuju Jalan Lintas Tengah Sumatra dari desanya tersebut.

Menurut nya Jalan ini Adalah Salah Satu Akses Cepat Untuk Menuju Jalan Lintas Tengah Sumatera.

Bahkan Jalan Tersebut Tidak Dapat Lagi dilewati Kendaraan Roda Empat “Lok mane ame ade jeme la demam sekarat wan jeme nak behanak” Katanya lirih kepada salamrakyat.com

BACA JUGA =  Tim RAR Menyisir Warga Hilang Mencari Ikan

Lebih Parahnya Lagi Jembatan ini Hanya Bisa dilalui Oleh Kendaraan Roda Dua dan itu Pun Sangat Memperihatinkan dikarenakan Pagar Pembatas Jembatan yang Sudah Menjauh Dari Jalan.

Adapun 7 Desa yang Terletak di Dalam diantaranya, Desa Belandang. Sukajadi. Mendingin. Pedataran. Ulak lebar. Gunung Tiga dan Kelumpang.

Lamudin (64), Salah Satu Warga Menyatakan “Memang Ada Jalan Lain Untuk Keluar dari Desa Menuju Akses Jalan Lintas Tengah Tetapi Warga Harus Memutar Terlebih Dahulu dan Sangat Memakan Waktu. Kurang Lebih Selisih 30 menit Bila Melewati Jalan Tersebut Ditambah Lagi Akses Jalan yang Sangat Buruk” Pungkasnya.

BACA JUGA =  Herman Deru Usulkan Ganti Nama Talang Buruk Jadi Talang Indah

Dalam Musibah ini, Warga Mengharapkan  Jembatan Dapat Segera Diperbaiki Oleh Pemerintah.

Agar Kami Dapat Beraktivitas Lancar Seperti Biasanya dan Setidaknya Kami Bisa Lebih Mudah Menjual Hasil Perkebunan Bila Ada Kendaraan Roda Empat yang Melintas. Demi Untuk Mencukupi Kebutuhan Hidup Sehari-hari. (Muslim.As)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar