oleh

Korban Kebakaran di Desa Durian Menerima Bantuan Dari Lamazi.

-Berita, OKU-355 Dilihat

OKU – SR.
Sijago merah yang telah melalap dan menghanguskan satu buah rumah tinggal milik paisal warga desa Durian menarik perhatian masyarakat, khususnya masyarakat OKU setelah viral di media masa yang di uploud oleh salah satu LSM OKU. Untungnya kejadian kebakaran tersebut tidak merambat ke rumah penduduk lainnya atas kesigapan petugas dinas kebakaran yang selalu siaga. Ada 3 (tiga) unit mobil dinas pemadam kebakaran langsung di kerahkan sehingga api dapat segera di jinakkan dan dipadamkan.
Tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut, hanya saja satu rumah beserta perabot rumah tangga seisi rumah habis di lalap api yang di duga bersumber dari belakang /dapur rumah pak Paisal (pemilik rumah yang terbakar).

Korban Kebakaran di Desa Durian Menerima Bantuan Dari Lamazi.

Turut prihatin atas penderitaan korban kebakaran Kombes Pol. Drs. Lamazi, AS yang mengetahui prihal adanya kebakaran tersebut segera memberikan bantuan berbentuk sembako dan uang.
Pak Paisal selaku kepala keluarga yang menerima langsung bantuan merasa sangat terharu dan senang akan bentuk perhatian dari berbagai pihak khususnya pada bapak Kombes Pol. Drs. Lamazi, AS.

BACA JUGA =  Hari Kedua, Drs. Edward Candra, M.H, Sebagai Plh Bupati OKU Melakukan Peninjauan Ke Unit Bagian Dilingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu

Berulang kali kata terima kasih yang sebesar- besarnya di ucapkan Paisal serta minta di sampaikan kepada pak Lamazi melalui utusannya (AD dan ZL). ” Terima kasih banyak pak, dan tolong sampaikan kepada pak Lamazi bantuannya sudah kami terima, dan tolong sampaikan terima kasih kami atas perhatian beliau InshaaAllah bermanfaat bagi kami sekeluarga” ucap Paisal.

Sebelumnya di sampaikan kepada pak paisal, “Pak Lamazi sangat ingin menyampaikan bantuan ini langsung, namun beliau minta maaf karena sekarang beliau sedang ada tugas di Jakarta, namun pesan pak Lamazi, semoga bantuan yang ada ini sedikit dapat meringankan beban ahli musibah”. Kata AD.
Begitu juga yang disampaikan Kades Durian Hj. Yopi Purnamasari, SE yang di dampingi Babinsa (Musman), Kadus 02 (Suryadi), Mismiyanto Rt. O3 dan perangkat desa lainnya.
“Bentuk bantuan ini merupakan kebanggaan kami juga, karena kami dari desa tentunya tidak dapat sepenuhnya bisa membantu kepada pak Paisal karena keterbatasan terutama keterbatasan dalam membantu bentuk materi, namun secara moral kami selalu memberikan perhatian sepenuhnya karena pak Paisal memang warga kami desa Durian. Rasa tanggung jawab kami dengan cara bisa turut merasakan keprihatinan atas musibah kebakaran yang di alami pak Paisal dan keluarga. Dan kami berharap bantuan dari berbagai pihak lainnya dapat membangkitkan semangat hidup pak Paisal dan keluarga”. tutur bu Kades

” Tak ada harta yang tersisa kecuali kopi hasil panen yang baru diangkut sebanyak 6 karung, di rumah ada seorang ibu dan cucunya yang berumur 7 tahun sedang berada di rumah sementara api bermula dari belakang rumah yang di duga dari aliran listrik lampu di dapur, sementara di duga penyebabnya adalah konsliting listrik. Jelas singkat ibu Kades.

Sementara Pak Drs. Lamazi, AS melalui via Handpon saat di hubungi menyampaikan salam hormatnya kepada pak Paisal dan keluarga agar tetap sabar dan tabah, ” Ini musibah jangan sampai pak Paisal dan keluarga patah semangat, anggap ini cobaan”. Selanjutnya ia juga mengatakan, agar kita harus selalu waspada karena beberapa kali dalam waktu yang tidak lama seringnya kejadian kebakaran, seperti baru baru ini di desa Lubuk Batang dan di desa Penantian juga terjadi hal serupa. Mungkin ada baiknya penyuluhan dari pihak terkait agar masyarakat di musim kemarau ini tetap harus berhati hati dan waspada terhadap bahaya api, jangan sampai kelalaian dapat mengakibatkan bencana. (Dedy Pratama)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar