oleh

Peringatan Tahun Baru Islam Di Desa Panji Jaya, Ir.H.Marjito Bachri Ajak Masyarakat Untuk Hijrah dan Pererat Silaturahmi

Baturaja, Salamrakyat – Momen tahun baru Hijriah adalah saat yang tepat untuk hijrah, dalam arti hijrah untuk lebih baik.

Hal tersebut disampaikan oleh Ir. H. Marjito Bachri melalui perwakilannya dari Relawan Sahabat Kang Jito, Eko Sungkono Patra, M.Si saat menghadiri tabligh akbar peringatan tahun baru Islam 1444 H yang dilaksanakan di Mushola Al-Iklhas Blok E RT.10 RW.03 Desa Panji Jaya Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu, Minggu (14/8/2022) .

“Momen tahun baru Hijriah adalah saat yang tepat untuk hijrah, dalam arti hijrah untuk lebih baik, lebih baik dalam semua aspek kehidupan, lebih baik dalam beribadah kepada Allah dan juga lebih baik dalam kehidupan bermasyarakat,” ucap Eko Sungkono Patra, M.Si., mewakili Ir. H. Marjito Bachri.

BACA JUGA =  HD Inginkan Insan Pers Sajikan Pemberitaan Proporsional dan Berimbang

Dalam Tabligh Akbar yang menghadirkan penceramah KH. Jamal Idrus Asyafei dari Kota Metro Lampung dan dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, sahabat Banser, Gerakan Pemuda Ansor, Fatayat NU, IPPNU, majelis taklim bapak-bapak dan ibu-ibu Desa Panji Jaya dan desa sekitarnya serta nampak pula hadir Kades SP 5 Bapak Gofur, Ketua PAC Gerindra Kecamatan Peninjauan Andestab itu, Ir. Marjito Bachri melaui Eko Sungkono Patra mengajak semua pihak untuk mempererat silaturahmi.

“Di tahun baru ini, mari kita untuk senantiasa meminimalisir perbedaan, pertentangan, dan terus berupaya memupuk tali silaturahmi, persaudaraan atau ukhuwah islamiah,” ujar Eko.

Dalam kesempatan tersebut, Eko Sungkono juga menyampaikan permintaan maaf Ir. H. Marjito Bachri yang belum bisa hadir secara langsung dalam Tabligh Akbar tersebut.

BACA JUGA =  Deru : Tingkatkan Sinergitas Untuk Penyerapan Anggaran

“Bapak Marjito Bachri kebetulan hari ini ada kegiatan di Palembang yang tidak bisa ditinggalkan, beliau mohon maaf dan insya Allah siap hadir jika diundang lagi kemari,” sambungnya.

Diceritakan pula oleh Eko bahwa perjalanan menuju salah satu desa paling ujung di Kabupaten OKU yaitu Desa Panji Jaya atau yang juga terkenal dengan sebutan SP 8 cukup berkesan baginya, menurut hematnya sebenarnya jarak dari Peninjauan ke Desa Panji Jaya tidak terlalu jauh, namun karena infrastruktur jalan belum bagus, banyak lubang dan juga jalan tanah, sehingga perjalanan memakan waktu yang lama.

“Pak Marjito atau kami bisa sebut Kang Jito selaku Ketua DPRD OKU bersama rekan-rekan dewan telah berupaya menganggarkan dan terus meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan khususnya yang menghubungkan Desa Panji Jaya sehingga kedepan lebih maju lagi,” ucap Eko yang disambut tepuk tangan tamu dan jama’ah tabligh akbar.

BACA JUGA =  HD Inginkan Media Siber   Menjadi Mitra Pemerintah

Sementara itu, KH. Jamal Idrus Asyafei dalam ceramahnya menyampaikan dan mengajak seluruh hadirin belajar dan membaca sejarah.

Penceramah asal Kota Metro Lampung itu juga mengungkapkan bahwa dirinya terkesan dengan kehidupan masyarakat Desa Panji Jaya yang hidup guyup dan rukun.

“Jangan sampai menjadi ummat jahiliah yang tidak faham apa tugas mahluk hidup diciptakan oleh Allah,” pesan KH. Jamal.KH. Jamal juga mendoakan agar para pemimpin OKU seperti Ir.H.Marjito Bahri dapat menjadi pemimpin OKU yang amanah, sehingga bisa membawa Ogan Komering Ulu lebih maju lagi.(M.As)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar