oleh

PLH.Bupati OKU SIap Realisasikan Janji Alm. Kuryana Azis

*Tutup Tempat Maksiat Yang Tertuang Dalam Fakta Integritas

 

BATURAJA – Salamrakyat.com  – Plh. Bupati OKU, Edwar Candra menyatakan siap untuk merealisasikan janji Alm. Drs. H. Kuryana Azis untuk menutup tempat maksiat di Kabupaten OKU sebagaimana yang tertuang dalam Fakta Integritas yang telah ditandatangani Alm. Kuryana.

Foto: Ketua GNPF-Ulama OKU, H. Alikhan Ibrahim memberikan berkas lengkap keinginan umat Islam OKU untuk menutup tempat maksiat yang dituang dalam Fakta Integritas yang ditandatangani Bupati OKU, Alm. Kuryana Azis kepada Plh. Bupati OKU, Edwar Candra

 

Hal ini disampaikan Edwar Candra   ketika menerima   audiensi organisasi Islam yang dimotori oleh GNPF-Ulama OKU, Selasa (17/3), sekitar pukul 09.00 wib di ruang kerjanya.

 

Plh. Bupati OKU Edwar Candra mengatakan merasa bersyukur karena pagi-pagi hari telah dikunjungi oleh tokoh agama, tokoh masyarakat yang tergabung dalam GNPF-Ulama OKU, Alumni 212, Relawan laskar Islam, FUI, Bang Jafar dan  Mujahidah.

 

“Silaturrahmi ini saya harap menjadi ajang kita mempererat persaudaraan dalam rangka menunaikan kinerja kita untuk membawa OKU kedepan lebih baik,” katanya.

BACA JUGA =  Sekda OKU Dr. Drs. H. Achmad Tarmizi, SE., MT., MSi., MH., Menghadiri Wisuda Sarjana XXIII Unbara Tahun Ajaran 2018/2019

 

Mengenai adanya janji Bupati OKU, (Alm) Kuryana yang telah ditandatanganinya dalam Fakta Integritas bersama GNPF-Ulama OKU, nanti akan kita realisasikan sesegera mungkin.

 

“Namun karena adanya keterbatasan kebijakan yang saya miliki, dalam waktu secepatnya saya akan mengadakan pertemuan dengan unsur Forkompimda, Kapolres, Dandim 0403, Asisten dan pihak terkait lainnya guna membicarakan hal ini agar ini dapat kita sikapi dengan segera,” paparnya.

 

Sementara itu, sebelumnya Ketua GNPF-Ulama OKU, H. Alikhan Ibrahim dalam pertemuan silaturrahmi menjelaskan sebelum dilaksanakan Pilkada 2020 lalu, Alm. Kuryana  menyatakan komitmennya untuk menutup tempat-tempat maksiat di OKU dan langsung menandatangani Fakta Integritas yang disampaikan GNPF-Ulama.

 

“Sangat disayangkan jika niat mulia Alm. Kuryana tidak segera direalisasikan sebagai ajang amal ibadah beliau bersama umat Islam OKU dan komitmen beliau dalam memerangi  tempat-tempat maksiat,” terangnya.

BACA JUGA =  MY Tinjau Pelaksanaan Program Vaksinasi Merdeka

 

Dilanjutkan penyampaian disampaikan oleh Sekretaris GNPF Ulama OKU, Muslimin Baijuri, S.Ag, Saat pertemuan  GNPF-Ulama dan Alm. Kuryana, permintaan beliau yang mesti harus dimiliki oleh ormas Islam   harus ada bukti yang kongkrit berubah rekaman suara dan video sehingga pemerintah daerah tidak salah dalam mengambil kebijakan.

 

“Permintaan bukti berupa rekaman suara dan video tempat maksiat sudah kita miliki, namun skenario Allah SWT ternyata beliau mendahului kita semua dipanggil-Nya. Maka demi untuk mewujudkan keinginan beliau, kita menyampaikan ini kepada bapak Plh.Bupati OKU,” jelas mantan Ketua NasDem ini berkisah.

 

Dalam waktu dekat, apapun kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah daerah, karena tempat-tempat maksiat di OKU ini masih tetap dibuka, mulai dari panti pijat plus-plus, warung remang, SPA plus-plus, Karaokean keluarga yang berubah menjadi ajang  pesta maksiat, maka Ormas Islam OKU tetap  akan bergerak menutup dan menggemboknya.

BACA JUGA =  HD Ikuti Olahraga Bersama Forkopimda Prov. Sumsel, HUT TNI Ke-76 Tahun 2021

“Sangat disayangkan OKU jadi daerah terkenal sampai ke warga Lampung, Martapura, Muaradua, Prabumulih, Lubuk Linggau dan Palembang karena jadi daerah tempat wisata maksiat, Na’uzubillah.  Sementara di daerah lain  tempat maksiat ditutup total dan jika ada yang dibuka maka akan dirazia dan ditindaktegas dengan penyegelan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara silaturrahmi tersebut, Tokoh Agama H Ibrahim yang sekaligus donatur ormas islam, H Romzah, Panglima Relawan Laskar Islam, Alvis, Ketua Bang Jafar OKU, Duan, Wartawan Senior OKU, Armin Pani dan para mujahidah OKU.  (adv/**)

 

Print Friendly, PDF & Email

Komentar