Sekum Pengprov IPSI Sumsel : Muskab IPSI OKU Tidak Sah!!.., Tidak Diakui IPSI SUMSEL Dan IPSI PUSAT

Berita, Nasional, Olahraga698 Dilihat

Salam Rakyat. com sumatera selatan – Baturaja , Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Sumatera Selatan akhirnya angkat bicara terkait polemic yang terjadi pada IPSI Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) setelah dilaksanakan Muskab IPSI OKU pada 5 Desember 2022 lalu, padahal dari Pengprov IPSI Sumsel sudah melayangkan surat penundaan pelaksanaan Muskab IPSI OKU secara resmi.

Dihubungi melalui sambungan telepon, Sekretaris IPSI Sumsel Darlis mengatakan, proses pelaksanaaab Muskab IPSI di Kabupaten OKU telah menyalahi AD-ART organisasi. Sedikitnya 6 pelanggaran yang dilakukan oleh Ketua dan pengurus IPSI OKU.
Oleh karenanya IPSI Sumsel pada 4 Desember mengirimkan surat kepada Pengcab IPSI OKU untuk melakukan penundaan pelaksanan Muskab. Hanya saja, seolah dipaksakan, IPSI OKU tetap melakukan proses Muskab.

Diceritakan Darlis, IPSI Sumsel menerima surat dari lintas perguruan silat yang ada di Kabupaten OKU. Dalam surat tersebut menerangkan bahwa lintas perguruan IPSI OKU menanyakan tentang pembentukan IPSI Kecamatan yang tidak sesuai AD-ART dan musyawarah antar pengurus.

BACA JUGA =  Penghargaan MKK Diterima Bupati dan Ketua TP PKK OKU Pada Harganas Ke-26

“Kemudian, IPSI Sumsel dapat surat lagi dari 2 perguruan silat yang terdaftar pada IPSI OKU yakni Perguruan Ingsun Sejati yang melapor tidak diikutsertakan sebagai peserta Muskab. Lalu ada Perguruan HIMSSI yang sudah memiliki legalitas secara keorganisasian induknya yang membatalkan kepengurusan lama dengan diganti kepengurusan yang baru. Namun IPSI OKU menolak hal tersebut, padahal jelas dalam AD-ART IPSI tidak boleh ikut campurtangan atau mengintervensi ranah perguruan,” kata Dasril.

Kemudian, Dasril menambahkan, IPSI Sumsel juga menerima rekaman suara dan video intimidasi dari pihak IPSI OKU bersama orang dari luar organisasi untuk memilih salah satu calon ketua IPSI. Akhirnya dengan data yang diterima, IPSI Sumsel melakukan rapat dan pertemuan sehingga pada 4 Desember IPSI Sumsel secara resmi mengeluarkan surat untuk menunda pelaksanaan Muskab.

BACA JUGA =  HD Lepas Kontingen Sumsel ke PON XX Papua

“ Intinya surat tersebut meminta IPSI OKU untuk melakukan klarifikasi peserta Muskab serta laporan-laporan yang masuk ke IPSI Sumsel. Namun tetap saja IPSI OKU melaksanakan proses Muskab,” kata Dasril.

Saat ditanya bagaimana hasil Muskab IPSI OKU 5 Desember 2022 tersebut? Dasril menegaskan, bahwa hasil proses Muskab IPSI OKU pada 5 Desember 2022 tidak diakui oleh IPSI Sumsel dan bahkan IPSI Pusat. Karena ada beberapa AD-ART yang dilanggar oleh Ketua IPSI OKU.

“ Sebelum Muskab pihak IPSI OKU harus ada klarifikasi peserta dulu sebelum pelaksanaan Muskab, sesuai dengan apa yang ada dalam AD-ART. Ya, kita lihat saja bagaimana proses Muskab kemaren, kita Provinsi tidak mengirimkan utusan kan? Salah satu keabsahan Muskab harus adanya keterwakilan dari pihak Provinsi,” kata Dasril.

BACA JUGA =  Satria Amri, S.IP., M.M., Angkat Bicara Terkait Somasi Amin Trans Dan Associates Selaku Kuasa Hukum SMA PGRI 2 Palembang Kepada Deddy Andespa DKK

Saat ini lanjut Dasril, pihak IPSI Sumsel sudah memanggil Ketua dan Sekretaris IPSI OKU untuk meminta klarifikasi terkait kisruh dan laporan dari lintas perguruan terhadai IPSI OKU,” kita tunggu saja hasil dari pertemuan tersrbut,” kata Dasril.

Lebih jauh, saat ditanya terkait masalah pengangkatan 10 PAC IPSI OKU terbaru dan beberapa pengurus perguruan tinggi terbaru oleh ketua IPSI OKU? Dasril menegaskan, pihak IPSI OKU tidak pernah melaporkan adanya kepengurusan baru dan PAC baru, kita hanya mengetahui 2 PAC yakni Lubuk Raja dan Sinar Peninjauan, sisanya kita tidak tahu dan tidak pernah ada laporan atau tembusan,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email

Komentar