oleh

Siber POLRI Bentuk Tim Virtual Police

*Guna Meminimalisir  Penyebar Hoak Di Medsos

 

JAKARTA – Salamrakayat.com – Siber Polri membentuk Tim Virtual Police guna meminimalisir terjadinya tindak pidana ujaran kebencian dan hoak di berbagai media social yang selama ini banyak terjadi.

Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan kepada awak media di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan belum lama ini.

“Tim Mabel Polri melakukan patroli ke akun Medsos,  seperti WA,Instagram  dan  Facebook.  Maka bijaklah bermedsos karena pengguna akun media sosial akan ditegur jika terindikasi melakukan tindak pidana ujaran kebencian dan hoaks,” terangnya.

BACA JUGA =  Gubernur Sumsel Serahkan 78 Sertifikat Tanah di Kota Lubuk Linggau

Kombes Ahmad Ramadhan  melanjutkan jangan berpikir kalau  memfitnah orang, menyebarkan kebencian  dengan memakai  pakai platform tertentu di medsos akan merasa  aman.

“Saya ingatkan janganlah demikian karena dengan terbentuknya Tim Siber Virtual Police Mabes POLRI, kegiatan medsos selalu dipantau dan terpantau,” ingatnya.

Lebih lanjut Kombes Ahmad Ramadhan memaparkan kontens yang mendapat teguran ataupun tindakan yang melakukan ujaran kebencian dan hoak bukan saja dipantau dan terjaring  siber patrol dari kepolisian saja melainkan dapat juga dari laporan masyarakat.

BACA JUGA =  HD Terima Audiensi Direktur Pertamina Hulu Rokan, Bahas Produksi Migas Diwilayah Sumsel

“Masyarakat juga dapat melaporkan konten yang diduga bermuatan pidana baik penyebaran ujaran kebencian maupun hoak. Jika ada laporan dari masyarakat maka  polisi akan menelusuri kebenaran terhadap laporan tersebut sehingga akan dilanjutkan pada teguran dan tindakan,” tuturnya.

Terkait adanya Siber POLRI yang membentuk Tim Virtual Police ini,  Pramana (35), warga Jakarta salah satu pengguna aktif Medsos menyambut baik apa yang telah diupayakan jajaran Mabes POLRI.

“Apa  yang di lakukan jajaran Polri mesti mendapat sambutan baik karena hal ini sangat positif dalam upaya meminimalisir terjadinya penyebaran ujaran kebencian dan hoak yang selama ini berselaweran terjadi di berbagai medsos,” katanya.

BACA JUGA =  Bupati OKU Resmikan Bursa Inovasi Desa.

Masyarakat mestinya harus mendukung upaya POLRI dalam hal ini dan kita juga berharap kepada POLRI tidak tebang pilih dalam melakukan penindakan pelanggaran ujaran kebencian dan hoak di medsos.

“Selagi tidak tebang pilih dan terbuka, saya yakin apa yang dilakukan POLRI mendapat dukungan masyarakat,” pungkasnya.

 

Laporan: Heru Saputra

Editor: Muslimin Baijuri, S.Ag

Print Friendly, PDF & Email

Komentar